Selain itu, pastikan Anda rutin membersihkan cache dan cookies. Data sampah yang menumpuk seringkali membebani performa browser dan secara tidak langsung memperlambat proses transfer data. Mematikan ekstensi yang tidak perlu juga akan membebaskan bandwidth untuk fokus pada proses download. Perhatikan Koneksi Hardware
Jika Anda enggan menginstal software tambahan, Anda bisa mengoptimalkan browser yang sudah ada. Pengguna Google Chrome dapat memanfaatkan fitur tersembunyi bernama Parallel Downloading. Caranya cukup mudah: ketik chrome://flags di kolom alamat, cari Parallel Downloading, lalu ubah statusnya menjadi Enabled. Fitur ini memaksa browser mengunduh file dalam beberapa koneksi sekaligus, mirip dengan cara kerja IDM.
Langkah paling efektif untuk meningkatkan kecepatan unduhan adalah dengan meninggalkan fitur download bawaan browser. Browser seperti Chrome atau Edge biasanya hanya mengunduh satu file dalam satu aliran data tunggal.
Jika Anda tetap harus menggunakan Wi-Fi, pastikan PC berada dekat dengan router. Gangguan dari dinding atau perangkat elektronik lain seperti microwave dapat menurunkan kualitas sinyal. Menggunakan frekuensi 5GHz pada router modern juga sangat disarankan karena memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dibandingkan frekuensi 2.4GHz yang sudah terlalu padat. Hentikan Aktivitas Bandwidth Tinggi Lainnya
Internet Download Manager (IDM) tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna Windows. Software ini bekerja dengan cara membagi satu file menjadi beberapa bagian kecil yang diunduh secara bersamaan. Teknik "multipart downloading" ini bisa meningkatkan kecepatan hingga lima kali lipat. Sebagai alternatif gratis, Anda bisa mencoba Free Download Manager (FDM) atau EagleGet yang memiliki fungsi serupa. Optimasi Pengaturan Browser